Wedang Angsle anget-anget

on

Angsle atau wedang angsle adalah minuman khas Jawa Timur yang menyerupai kolak. Penjual angsle tradisional dulu berkeliling kampung hanya pada malam hari, karena angsle yang hangat pas disajikan saat malam hari atau saat hujan. Namun, sekarang banyak penjualan angsle yang berjualan tidak hanya malam hari saja, bahkan sekarang angsle dapat disajikan dengan Es Batu. Makanan ini berasal dari Kota Malang,  tetapi sekarang daerah-daerah lain di Jawa Timur juga menjualnya, seperti Kota Surabaya dan Lumajang.

Angsle memiliki rasa yang khas dan berbeda dengan ronde karena kuahnya yang terbuat dari santan dengan isian berupa roti, kacang hijau, petulo, dan mutiara. Kuah santannya yang manis dan gurih ini menjadi pilihan yang tepat bagi orang-orang yang lidahnya tidak kuat dengan rasa pedas kuah ronde.

Percampuran antara kuah dan isian dari wedang tersebut memberi rasa yang sangat manis di dalam mulut dan hangat di dalam perut. Di kota Malang sendiri warung angsle dan ronde dapat cukup mudah dijumpai, bahkan masih banyak penjual keliling dengan rasa yang tidak kalah nikmatnya. Biasanya pada beberapa warung terdapat sajian seperti roti goreng dan cakue yang menjadi pelengkap dalam menikmati angsle dan ronde.

Untuk membuat wedang Angsle sendiri di rumah, tentunya ada beberapa bahan yang perlu kita siapkan terlebih dahulu. Diantaranya adalah:

  • 100 g beras ketan putih, kukus hingga matang
  • 50 g biji delima, rebus hingga matang, tiriskan
  • 50 g kacang hijau, terlebih dahulu direbus sampai Matang, lalu ditiriskan
  • 2 roti tawar, buang tepinya, potong bentuk dadu setebal 1 cm

Kuah Santan

  • 250 g tepung beras, ayak
  • 300 ml santan dari ¼ butir kelapa parut
  • 1 sdt garam
  • 4 lembar daun pandan, simpulkan
  • 50 g tepung kanji, ayak
  • ½ sdt pewarna hijau makanan
  • ½ sdt pewarna merah muda makanan

Kuah

  • 1½ L santan encer dari 1 butir kelapa parut
  • 3 lembar daun pandan, simpulkan
  • 200 g gula pasir
  • 1 sdt garam
  • 5 cm jahe emprit, memarkan

Cara Membuat Wedang Angsle Nikmat

  1. Kukus tepung beras selama 20 menit dalam dandang panas. Angkat. Sisihkan.
  2. Didihkan santan bersama garam dan daun pandan, angkat. Sisihkan daun pandan.
  3. Tuang ke dalam tepung beras kukus, sambil aduk rata hingga agak dingin. Tambahkan tepung kanji, aduk cepat hingga rata.
  4. Bagi jadi 2 adonan, tambah dengan pewarna hijau juga warna merah muda. Uleni sampai rata.
  5. Masukkan ke dalam cetakan putu mayang, tekan hingga adonan berbentuk mi, gulung. Lakukan hingga adonan habis.
  6. Kukus dalam dandang panas selama 25 menit hingga matang. Angkat. Sisihkan.
  7. Kuah: Didihkan santan bersama daun pandan, gula pasir, garam, dan jahe. Aduk perlahan supaya santan tak pecah. Lalu angkat.
  8. Selanjutnya disajikan dengan disusun ketan, biji delima, kacang hijau, roti tawar, juga petulo pada mangkuk saji. Tuang menggunakan kuah santan.
  9. Sajikan hangat.

sumber : https://www.theboxsceneproject.org/resep-wedang-angsle/

Tinggalkan komentar